Sepak bola 1
1.Sejarah Permainan Sepak Bola
2.Tehnik Dasar Permainan Sepak Bola
a)Tehnik Dasar Tanpa Bola
b)Tehnik Dasar Dengan Bola
3.Lapangan Permainan Sepak Bola
●
Sejarah permainan sepak bola
Asal muasal sejarah munculnya olahraga sepak bola masih mengundang perdebatan. Beberapa dokumen menjelaskan bahwa sepak bola lahir sejak masa Romawi, sebagian lagi menjelaskan sepak bola berasal dari tiongkok. FIFA sebagai badan sepak bola dunia secara resmi menyatakan bahwa sepak bola lahir dari daratan Cina yaitu berawal dari permainan masyarakat Cina abad ke-2 sampai dengan ke-3 SM. Olah raga ini saat itu dikenal dengan sebutan “tsu chu “.
Dalam salah satu dokumen militer menyebutkan, pada tahun 206 SM, pada masa pemerintahan Dinasti Tsin dan Han, masyarakat Cina telah memainkan bola yang disebut tsu chu. Tsu sendiri artinya “menerjang bola dengan kaki”. sedangkan chu, berarti “bola dari kulit dan ada isinya”. Permainan bola saat itu menggunakan bola yang terbuat dari kulit binatang, dengan aturan menendang dan menggiring dan memasukkanya ke sebuah jaring yang dibentangkan diantara dua tiang.
Versi sejarah kuno tentang sepak bola yang lain datangnya dari negeri Jepang, sejak abad ke-8, masyarakat disana telah mengenal permainan bola. Masyarakat disana menyebutnya dengan: Kemari. Sedangkan bola yang dipergunakan adalah kulit kijang namun ditengahnya sudah lubang dan berisi udara.
Menurut Bill Muray, salah seorang sejarahwan sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, permainan sepak bola sudah dikenal sejak awal Masehi. Pada saat itu, masyarakat Mesir Kuno sudah mengenal teknik membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen.
Sisi sejarah yang lain adalah di Yunani Purba juga mengenal sebuah permainan yang disebut episcuro, tidak lain adalah permainan menggunakan bola. Bukti sejarah ini tergambar pada relief-relief museum yang melukiskan anak muda memegang bola dan memainkannya dengan pahanya.
Sejarah sepak bola modern dan telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak, asal muasalnya dari Inggris, yang dimainkan pada pertengahan abad ke-19 pada sekolah-sekolah. Tahun 1857 beridiri klub sepak bola pertama di dunia, yaitu: Sheffield Football Club. Klub ini adalah asosiasi sekolah yang menekuni permainan sepak bola.
Pada tahun 1863, berdiri asosiasi sepak bola Inggris, yang bernama Football Association (FA). Badan ini yang mengeluarkan peraturan permainan sepak bola, sehingga sepak bola menjadi lebih teratur, terorganisir, dan enak untuk dinikmati penonton.
Selanjutnya tahun 1886 terbentuk lagi badan yang mengeluarkan peraturan sepak bola modern se dunia, yaitu: International Football Association Board (IFAB). IFAB dibentuk oleh FA Inggris dengan Scottish Football Association, Football Association of Wales, dan Irish Football Association di Manchester, Inggris.
Sejarah sepak bola semakin teruji hingga saat ini IFAB merupakan badan yang mengeluarkan berbagai peraturan pada permainan sepak bola, baik tentang teknik permainan, syarat dan tugas wasit, bahkan sampai transfer perpindahan pemain.
2. TEHNIK DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA
Penguasaan teknik dasar bermain merupakan komponen pokok pada permainan sepakbola. Teknik dasar ini merupakan hal yang harus dimiliki setiap pemain sepakbola, karena ada dua kunci keberhasilan dalam sepakbola yaitu penguasaan dan kemampuan menerapkan teknik dasar secara efektif dan konsisten (Jones, 1988:7). Pentingnya penguasaan teknik dasar dikemukakan Soekatamsi (1988:12) sebagai berikut: ”tanpa penguasaan teknik dasar dan keterampilan bermain sepakbola yang baik, seorang pemain tidak dapat melakukan berbagai sistem serta pola permainan atau pengembangan taktik dan tidak dapat pula membaca permainan”. Selanjutnya dikemukakan juga oleh Sneyers (1989:24), ”mutu permainan suatu kesebelasan ditentukan oleh penguasaan teknik dasar pemainnya. Semakin terampil seorang pemain dengan bola dan semakin mudah ia dapat meloloskan diri dari berbagai situasi”.
Pemain sepak bola harus memiliki berbagai keterampilan yang dibutuhkan pada permainan sepak. Kemampuan teknik dasar sepak bola yang harus dikuasai oleh setiap pemain antara lain :
A.Tehnik Dasar Tanpa Bola
Daya tahan jantung paru – paru
Kekuatan
Daya tahan otot
Fleksibilitas
Kecepatan
Power
Keseimbangan
Kelincahan
Koordinasi
Kecepatan reaksi
B.Tehnik Dasar dengan Bola
Menimang-nimang bola (Juggling)
Mengoper bola (Passing)
Menembak ke gawang (Shooting)
Menyundul bola (Heading)
Menggiring bola (Dribbling)
Menendang bola (Kicking)
Lemparan kedalam (Throw-in)
Teknik penjaga gawang
Menahan bola (Syafi’i,1999 : 23)
3. LAPANGAN PERMAINAN SEPAK BOLA
Ukuran
- panjang : minimal 90 m
maksimal 120 m
- lebar : minimal 45 m
maksimal 90 m
STANDAR LAPANGAN SEPAKBOLA INTERNASIONAL
Panjang : minimum 100 m
maksimum 110 m
Lebar : minimum 64 m
maksimum 75 m
DAERAH GAWANG
gawang
Lebar gawang adalah 7,32 m dan jarak dari bagian paling mistar/palang gawang ke tanah adalah 2,44 m
Lebar kedua tiang gawang dan mistar/palang gawang sama, tidak lebih dari 12 cm. lebar garis gawang sama dengan lebar tiang gawang dan mistar/palang gawang. Jaring gawang diikatkan ke tiang gawang, mistar/palang gawang dan tanah dibagian belakang gawang, dengan syarat bahwa jaring gawang tersebut tersanggah dengan baik dan tidak mengganggu penjaga gawang.
Daerah pinalti
2 buah garis tegak lurus dengan garis gawang dibuat pada sisi kiri dan kanan gawang, dengan jarak 16,5 m diukur dari bagian sebelah dalam tiang gawang.
Kedua garis ini ditarik ke dalam lapangan permainan dengan panjang 16,5 m dan dihubungkan dengan garis yang sejajar dengan garis gawang. Daerah yang dibatasi oleh garis-garis ini dan garis gawang adalah daerah pinalti
Pada setiap daerah pinalti dibuat sebuah titik pinalti yang berjarak 11 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dan sama jaraknya dengan tiang gawang tersebut.
Diluar daerah pinalti dibuat suatu garis busur/lingkaran dengan radius 9,15 m dari masing-masing titik pinalti.
TIANG BENDERA
Tiang bendera dengan tinggi tidak kurang dari 1,5 m yang bagian atasnya tumpul dan dengan bendera terpasang, ditempatkan pada setiap sudut lapangan.
Tiang bendera boleh juga ditempatkan di ujung garis tengah, tidak kurang dari 1 m diluar garis samping.
BUSUR TENDANGAN SUDUT
Untuk tendangan sudut, dari setiap bendera sudut dibuat seperempat lingkaran dengan radius 1 m kedalam lapangan permainan.
Daftar rujukan
Muchtar Remmy, 1992, Olahraga Pilihan Sepak Bola, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar